Choose?

Tampilkan postingan dengan label Biokimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biokimia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Desember 2011

Penentuan Kualitatif Lemak dan Protein



PENENTUAN KUALITATIF LEMAK DAN PROTEIN

I. Tujuan Percobaan : *Mengetahui karakteristik lemak dilihat dari sifat kelarutan
                                    *Mahasiswa mampu mengidentifikasi lemak dan protein
                                *Mahasiswa mampu menentukan secara kualitatif lemak dan protein
  berdasarkan sifat-sifat fisika dan kimia
II. Dasar Teori
            Lemak adalah sekelompok senyawa kimia yang ditemukan baik dalam sel tanaman maupun hewan, merupakan senyawa ester dari asam lemak rantai panjang.
Lipid digolongkan menjadi 2 :
  Mengandung gugus ester, dapat dihidrolisis: misalnya lilin, minyak, lemak, fosfolipid
  Tidak mengandung gugus ester, tidak dapat dihidrolisis: misalnya kolesterol dan steroid lain, terpenoid
Steroid dan vitamin larut air juga digolongkan sebagai lemak karena kemiripan sifat kelarutannya, dikenal sebagai lemak turunan.

Pengaruh Konsentrasi Substrat pada Reaksi Enzimatik


PENGARUH KONSENTRASI SUBSTRAT PADA REAKSI ENZIMATIK

I.Tujuan Percobaan
Mahasiswa mampu memahami beberapa faktor yang mempengaruhi reaksi enzimatik khususnya pengaruh konsentrasi substrat
Mahasiswa mampu memahami proses terjadinya reaksi enzimatik yang dinyatakan pada persamaan Michaelis  Menten dan Lineweaver-Burk

II.Dasar Teori
Faktor utama yang mempengaruhi laju reaksi suatu enzim murni secara in vitro adalah konsentrasi substrat. Enzim adalah protein yang berfungsi sebagai katalisator untuk reaksi-reaksi kimia di dalam sistem biologi. Reaksi-reaksi seperti hidrolisis dan oksidasi berlangsung sangat cepat di dalam sel-sel hidup pada Ph kira-kira netral dan pada suhu tubuh. Ini dapat terjadi akibat adanya kerja enzim-enzim disintesis di dalam sel, tetapi setelah diekskresi diluar sel masih mempunyai aktivitas. Enzim dipengaruhi pula oleh konsentrasi enzim. Hasil juga dapat menghambat kecepatan reaksi enzim. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan reaksi enzim :
Pengaruh Suhu
Karena enzim adalah sutu protein, maka kenaikan suhu dapat menyebabkan terjadinya proses denaturasi, maka bagian aktif enzim akan terganggu dan dengan demikian konsentrasi efektif enzim menjadi berkurang dan kecepatan reaksinya akan menurun. Kenaikan suhu sebelum terjadinya proses denaturasi dapat menaikkan kecepatan reaksi. Namun kenaikan suhu pada saat mulai terjadinya denaturasi akan mengurangikecepatan reaksi. Tiap enzim mempunyai suhu optimum yang berbeda-beda.
Pengaruh PH

Selasa, 04 Oktober 2011

PENENTUAN KARBOHIDRAT SECARA KUALITATIF


PENENTUAN KARBOHIDRAT SECARA KUALITATIF

Tujuan :
ž  Mampu mengidentifikasi jenis senyawa karbohidrat dengan reagen molish, benedict, seliwanoff, uji hidrolisis, uji iodin dan uji pembentukan ozason
ž  Mampu mengetahui penentuan karbohidrat secara kualitatif

Dasar Teori :
ž  Karbohidrat adalah salah satu senyawa organik yang tersususun atas polihidroksi aldehid atau keton ( memiliki gugus karbonil ) beserta derivate-derivat dan polimer-polimernya.
ž  Klasifikasi karbohidrat berdasarkan satuan unit adalah sebagai berikut :
            1. Monosakarida
            2. Oligosakarida
            3. Polisakarida
ž  Monosakarida
            Merupakan karbohidrat yang paling sederhana terdiri dari n minimal 2. Berdasarkan perbedaan letak gugus karbonil, monosakarida terbagi atas aldosa dan ketosa.  
ž  Oligosakarida                                                  
Merupakan gabungan dari beberapa monosakarida.
ž  Polisakarida
            Tersusun lebih dari 10 monosakarida, terbagi menjadi 2 jenis yaitu Homopolisakarida dan Heteropolisakarida 

Minggu, 02 Oktober 2011

KARAKTERISTIK IKATAN GLIKOSIDIK KARBOHIDRAT SECARA POLARIMETER

KARAKTERISTIK IKATAN GLIKOSIDIK KARBOHIDRAT
SECARA POLARIMETER

Tujuan Praktikum
      Mengidentifikasi molekul karbohidrat dengan mengukur rotasi optik.
      Mengidentifikasi karakteristik kimia dan polarimeterik monosakarida dan disakarida.

Dasar Teori
Karbohidrat adalah senyawa golongan polihodroksi aldehid dan polihidroksi keton yang mengandung oksigen dengan perbandingan ( 2 : 1 ).
A. Monosakarida ( karbohidrat tunggal )
      Monosakarida ini dibedakan menjadi 2 macam yaitu :
      Pentosa            : tersusun dari 5 atom carbon ( arabinosa, ribosa, xylosa )
      Hektosa           : tersusun dari 6 atom carbon ( fruktosa / levulosa,glukosa, galaktosa )
      Memiliki atom karbon 3 sampai 7
      Setiap atom karbon memiliki gugus hidroksil, keton atau aldehida.
      Setiap molekul monosakarida memiliki 1 gugus keton atau 1 gugus aldehida        
      Gugus aldehida selalu berada di atom C pertama
      Gugus keton selalu berada di atom C kedua